bisa kau dengarkan aku...
wahai kata yang pernah mencuat dari bibirku
bisakah kau melihat aku...
wahai sajak yang pernah ku urai dari hatiku...
sadarkah kau...
wahai anak-anak yang lahir dari jiwaku...
Kupeluk...
wahai puisi-puisi lama di carik kertas yang berserakan...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)




2 comments:
saatku berdiri dibwah terik semenjak engkau melangkah jauh pergi,, hingga rambut mulai memutih masih takku temui leleah, tapi saja raga ini masih belum mati hingga jiwa meminta tuk menunggumu disini samapi lart penantian menjadi bagian dari mimpiku,,, hari2 dngn hrpnku kian pilu rinduku menusuk jantungku mungkin hnya mimpi waktu terus brputar dengan penntian ini semoga engkau tau isi hatiku...
semua kembai ke arahnya... kau tahu itu, waktu meambat
Post a Comment